Golden Hour Prewedding – Konsep Foto Prewedding Matahari Terbit & Tenggelam

wedding

Istilah Golden Hour atau biasanya sebutan untuk waktu-waktu pada saat matahari terbit dan juga terbenam, karena efek dari cahayanya yang menguning keemasan sangat menawan mata. Di momen ini pun menjadi salah satu konsep favorit bagi pasangan yang ingin melakukan sesi pemotretan prewedding. Folkers dapat berdiskusi dahulu sebelumnya dengan tim fotografer untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan jika ingin menggunakan konsep ini, tim Folkswedding.com telah merangkumnya; simak yuk!

 
1. Menentukan Lokasi

Folkers dapat membuat beberapa pilihan lokasi untuk sesi ini, list bisa dimulai dari tempat-tempat rekomendasi kerabat mau pun keluarga atau juga dapat melalui pencarian di internet. Seringnya, lokasi pada pegunungan dan pantai menjadi pilihan banyak pasangan untuk melakukan foto prewedding. Di pegunungan Folkers bisa mendapatkan momen sunrise atau saat matahari terbit, dan di lokasi pantai Anda juga bisa temukan momen sunset atau saat matahari terbenam. Tentu kedua momen ini sangat berkontribusi pada hasil foto prewedding Folkers yang akan mengundang pujian dari orang sekitar yang melihatnya. Jangan lupa, tetap berkomunikasi dengan fotografer Anda agar tim mereka dapat memberi saran yang terbaik demi hasil foto Folkers.

 
2. Perkiraan Waktu

Pada momen Golden Hour sangat perlu Folkers perhatikan waktunya, baik di lokasi pegunungan mau pun daerah pantai. Ketika tim fotografer sudah menginformasikan prediksi waktu matahari terbit atau tenggelam sebaiknya Anda tepat waktu. Lebih disarankan sekitar 1 jam sebelum sesi pemotretan dimulai, Folkers sudah berada di lokasi lengkap dengan attire dan make up yang digunakan. Jika Anda terlambat sedikit saja, kemungkinan Folkers akan melewati momen pencahayaan yang baik dari sunrise dan sunset pada Golden Hour ini.

 
3. Perkiraan Cuaca

Meskipun prediksi cuaca agak sulit untuk diperkirakan, namun ada baiknya Folkers selalu memantau perkembangan dan berita cuaca pada lokasi di mana Anda akan melakukan prosesi foto prewedding. Rata-rata konsep pemotretan outdoor memang lebih banyak di musim panas, atau musim kemarau. Walau pun terik, tetapi hasil pencahayaan yang didapat saat matahari terbit dan terbenam didapat dengan baik dan Folkers pun tidak perlu khawatir akan cuaca yang mendung atau banyak awan yang menutupi arah datangnya cahaya matahari.

 
4. Konsep

Folkers tentu sangat dipersilakan untuk memilih konsep pakaian casual mau pun semi formal pada pemotretan prewedding Golden Hour ini. Dengan pakaian casual, semisal lokasi foto prewedding di daerah pegunungan, Anda dapat mengenakan sweater, sepatu boots, atau juga ditambah dengan aksen kain-kain ethnic. Jika Folkers ingin mengenakan gaun pun tidak masalah dengan latar belakang pegunungan. Begitu pula jika foto prewedding di lokasi pantai, Anda bisa menggunakan dress-dress cantik yang terlihat santai dengan summer flip-flop serta dapat juga menggunakan gaun bridal lengkap dengan tatanan rambut yang cantik dan handbouquet indahnya.

Selamat mencoba bermain dengan cahaya alami untuk konsep foto prewedding Golden Hour ya Folkers, semoga awal dari kebersamaan dengan pasangan Anda senantiasa menakjubkan.

Related Post

Ide Pre Wedding Photo Background Polos

Tak Hanya Negeri Dongeng, Pre Wedding Photo Modern Dengan Kuda Pun Bisa!

Romantisnya Mendukung Pekerjaan Pasangan Melalui Pre Wedding Photo

Konsep Pre Wedding Photo Bergaya Eropa

Konsep Prewedding Keren di Stasiun

Prewedding Ala Profesimu

Featured Post

Instagram Post

Subscribe Post

Check Out Our Social Media