Mempersiapkan Pemotretan Pre Wedding

wedding

Banyak pasangan yang akan menikah ingin melangsungkan pemotretan pra-nikah atau pre-wedding. Namun terkadang ada beberapa hal yang luput dari perhatian para pasangan tersebut. Berikut beberapa hal dasar yang perlu dipersiapkan sebelum melakukan pemotretan pra-nikah.

  1. Mengenal karakter pasangan

Seorang fotografer sebaiknya melakukan diskusi awal dengan pasangan yang akan melakukan pemotretan pre-wedding. Kenali karakternya sehingga dapat menggambarkan tema foto pre-wedding yang sesuai dengan karakter dan keinginan klien. Berikan pertanyaan-pertanyaan dasar, misalnya hal yang disenangi dan kegiatan yang rutin dilakukan bersama sebagai pasangan.

  1. Menentukan tema dan konsep

Dalam menentukan tema yang mendukung perlu dipertimbangkan keunikan dan penyesuaian dengan karakter photography sehingga memberikan kesan yang kuat, contohnya, cerita pertemuan pertama pasangan yang bersangkutan. Tema yang kreatif menunjukkan bahwa mereka adalah pasangan yang memiliki keunikan tersendiri. Disarankan pemilihan tema tersebut diserahkan kepada klien karena mereka sudah memiliki gambaran tentang apa saja yang harus dipersiapkan. Tugas fotografer adalah memberikan pengarahan teknis.

 Foto bertemakan musik sebagai kegemaran pasangan calon pengantin

  1. Menentukan waktu

Pemilihan waktu pemotretan juga merupakan salah satu hal penting dalam persiapan pemotretan pre-wedding. Jangan melakukan pemotretan dengan rentang waktu yang sedikit dari tanggal pernikahan. Waktu yang ideal adalah 1-2 bulan sebelum pernikahan. Ketahui pula golden hour untuk pemotretan outdoor adalah pukul 6.00 – 9.00 di pagi hari dan pukul 16.00 hingga 1 jam sebelum matahari terbenam. Waktu-waktu tersebut adalah waktu yang terbaik untuk mendapatkan pencahayaan alami yang lembut.

Foto di waktu golden hour pagi hari 

  1. Lokasi

Banyak foto yang terlihat indah karena lokasinya. Walaupun pada nyatanya tempat tersebut tidak terlalu special, jika konsep dan lokasinya saling mendukung, maka anda dapat membuat foto pre-wedding yang unik. Lebih baik menentukan lokasi yang sesuai dengan konsep, bukan hanya karena tempat tersebut indah. Tidak lupa pula sesuaikan kostum yang mendukung.

  1. Make-up

Agar terlihat lebih menarik, make up juga menjadi elemen pendukung yang cukup penting. Seorang fotografer sebaiknya mengetahui make up seperti apa yang sesuai dengan suatu konsep. Akan lebih baik untuk dapat berdiskusi dengan make up artist mengenai hal ini.

  1. Kostum

Menggunakan kostum yang tepat dapat memberikan hasil yang lebih menarik pada sebuah foto. Ada banyak hal yang mempengaruhi seseorang dalam berpakaian seperti figure idola, lingkungan, bahkan genre musik. Tetapi harus sesuai dengan tema, lokasi dan fisik klien tersebut.

 Kostum pengantin berwarna broken white menyesuaikan dengan tema western bride

  1. Properti atau elemen pendukung lainnya

Jangan abaikan properti, karena properti memiliki peran penting dalam menghasilkan foto pre-wedding yang unik. Misalnya menggunakan beberapa makanan dan alat makan di foto bertema piknik atau homey, handbouquet untuk sesi pemotretan outdoor di taman atau hutan. Properti yang digunakan dalam sesi foto harus dipertimbangkan dengan hati-hati ketika mengembangkan konsep dan tema foto. Anda dapat menggunakan beberapa barang sederhana untuk menghemat biaya Anda.

 manfaatkan makanan dan alat-alat makan pendukung lainnya dalam tema pemotretan di rumah (homey)

  1. Mengarahkan pose

Lakukan riset online terkait pose-pose yang dapat menjadi inspirasi dalam melakukan pemotretan pre-wedding. Bagi para pasangan yang menjadi klien dapat menunjukkan pose-pose yang disukai kepada fotografer agar dapat menjadi arahan bagi fotografer. Namun demikian, banyak fotografer yang telah memiliki karakter fotografi tersendiri sehingga pose sudah merupakan template di dalam kepala nya dan tidak menjadi masalah bagi mereka dalam mengarahkan gambaran yang ada di dalam imajinasi mereka kepada klien sehingga dapat menghasilkan foto yang menarik.

 Pengarahan pose oleh fotografer

Apapun tema dan konsep yang Anda tentukan, pastikan Anda merasa nyaman dengan keseluruhan aspek pendukungnya di atas. Pasangan harus merasa enjoy melakukan pemotretan pre-wedding sehingga keceriaan pasangan dapat terpancar di dalam foto-foto yang diambil oleh fotografer yang telah Anda pilih.

 

 

Seluruh foto dalam artikel ini milik Katakita Photo dan Katakita Programs

Related Post

Ide Pre Wedding Photo Background Polos

Tak Hanya Negeri Dongeng, Pre Wedding Photo Modern Dengan Kuda Pun Bisa!

Romantisnya Mendukung Pekerjaan Pasangan Melalui Pre Wedding Photo

Konsep Pre Wedding Photo Bergaya Eropa

Konsep Prewedding Keren di Stasiun

Prewedding Ala Profesimu

Featured Post

Instagram Post

Subscribe Post

Check Out Our Social Media