Pertanyaan Umum Saat Bertemu Keluarga Pasangan untuk Pertama Kali

wedding

Bertemu keluarga pasangan Folkers untuk pertama kalinya tentu menjadi salah satu momen besar dan cukup istimewa bagi Anda.

Salah satu tonggak hubungan yang paling menegangkan adalah bertemu keluarga pasangan Folkers untuk pertama kalinya. Bagi sebagian orang akan sangat menegangkan karena takut akan hal yang tidak dapat diprediksi. Akan seperti apa orang tua pasangan? Apa yang akan keluarga pasangan pikirkan tentang Anda? Dan apa yang akan kalian bicarakan selama pertemuan?

Orang tua atau pun keluarga pasangan Folkers mungkin tidak jauh berbeda atau akan sama seperti pasangan Anda, karena pasangan Anda pun dibesarkan pada lingkungan keluarganya dan mungkin akan mencintai Anda, karena pasangan Folkers juga mencintai Anda bukan?

Untuk bahan perbincangan selama bertemu, pihak keluarga atau pun orang tua biasanya menanyakan hal yang tidak terlalu berbeda dengan keluarga lainnya. Mereka hanya perlu mengetahui beberapa hal untuk mengetahui bahwa Folkers akan merawat anggota keluarga yang tercinta. Inilah beberapa pertanyaan yang mungkin akan Folkers hadapi ketika pertama kali bertemu dengan orang tua atau keluarga pasangan Anda;

 

“Bagaimana kalian bertemu?”

Mungkin beberapa dari mereka sudah tahu jawabannya, tetapi bagaimanapun, mereka masih ingin tahu cerita dari Folkers. Ini adalah kesempatan Anda untuk menjadi pendongeng dan percayalah semua orang akan menaruh perhatian, jadi jangan menahan diri. Tidak seperti teman-teman Folkers yang mungkin sudah terlalu sering mendengar cerita romansa Anda bersama pasangan, kali ini keluarga pasangan Folkers akan senang mendengar cerita tentang bagaimana Anda berdua bertemu atau bahkan mulai mengenal. Jadi, bersiaplah untuk menceritakan kisah bagaimana kalian bertemu atau bahkan mengedit bagian yang sekiranya akan membuat canggung dan nikmatilah suasanya keluarga pasangan sebagai audiens yang penuh perhatian.

 

“Apa yang Anda kerjakan?”

Folkers jangan takut pada pertanyaan ini, pada awalnya memang terkesan seperti sangat ingin mengetahui apakah Anda cukup baik untuk pasangan, tetapi pertanyaan tersebut hadir karena mereka benar-benar ingin mengetahui lebih banyak tentang Anda, semangat dan rencana hidup Anda, serta bagaimana Anda menghabiskan waktu setiap harinya.

Dalam masyarakat kita memang sebagian besar identitas kita dinilai dari pekerjaan atau karir, namun Folkers jangan bersedih dahulu. Hal ini wajar terjadi karena tentu akan muncul pertanyaan-pertanyaan seperti ini kedepannya apalagi kita akan memasuki lingkungan yang akan menjadi keluarga besar nantinya. Tetaplah percaya diri dan bangga terhadap pencapaian Folkers walapu pun mungkin tidak bisa terlalu banyak bercerita mengenai diri Anda. Namun apa pun yang akan diceritakan membuat pendengar ikut memperhatikan.

 

“Apa yang Anda sukai dari (nama pasangan)?”

Ketika Folkers sangat baru menjumpai keluarga pasangan dan mereka meminta untuk menceritakan semua alasan Anda mengapa kalian bisa bersama, bersiaplah untuk berbagi cerita tentang alasan Folkers sendiri. Anda dapat memulainya dengan menjelaskan mengapa pasangan begitu istimewa bagi Anda sampai cerita mengapa bisa bersama dan sekarang dapat bertemu dengan keluarga pasangan. Mereka hanya ingin tahu bahwa Folkers adalah orang yang tepat untuk bersama pasangan dalam waktu yang lama, tidak hanya teman kencan saja. Semakin spesifik cerita Folkers dan juga jujur, semakin baik pula hasilnya, karena ini bukan saat yang tepat untu ‘bermain aman’ dengan menyertakan jawaban atau penjelasan yang sangat umum. Secara tidak langsung, keluarga pasangan menguji Anda dan mencari tahu seberapa baik Folkers mengenal pasangan serta menghargai kekurangan dan kelebihannya seperti yang mereka lakukan pada pasangan Anda.

 

“Seperti apa keluarga Anda?”

Pada momen pertanyaan ini adalah saat untuk keduanya terbuka, baik Folkers maupun keluarga pasangan Anda. Kemungkinan mereka juga akan merasakan hal yang sama pada sesi ini, bahkan jika Folkers berusaha untuk tidak menghakimi sama sekali mereka pun akan berlaku sama, yaitu tidak membandingkan keluarganya dan keluarga Folkers. Mereka mungkin hanya mencoba untuk menyampingkan beberapa perasaan tidak nyaman mengenai kekurangan yang ada dalam keluarganya, sembari mempelajari lebih banyak hal tentang Anda; seperti darimana Folkers berasal dan sebagainya. Lakukanlah yang terbaik dengan menjadi jujur dan ringan hati serta tidak mencoba membuat pernyataan perbandingan antara kedua keluarga Anda. Tujuan utamanya tentu agar dua keluarga menjadi satu dan pada percakapan inilah Folkers dapati kemungkinan untuk membuka jalan tersebut.

 

“Apa rencana Anda untuk masa depan?”

Keluarga pasangan Folkers mungkin tidak akan membuang waktu terlalu banyak untuk bertanya sampai ke seluk beluk dan terperinci mengenai Anda atau pun keluarga Anda. Mereka akan bertanya dengan cepat mengenai rencana jangka panjang, apalah kalian berdua akan menikah, akan tinggal di mana setelahnya, akan memiliki anak atau tidak, serta kapan semua itu akan dijalankan. Jadi Folkers harus siap menjawabnya jika memang sudah yakin dengan pasangan Anda, kecuali belum maka jawaban-jawaban tersebut dapat Folkers alihkan pada hal lain karena kembali lagi untuk tujuan-tujuan tersebut memang hanya Folkers dan pasangan yang menjalani dan tahu pasti akan dibawa ke arah mana. Ada baiknya sebelum pertemuan keluarga, Folkers dan pasangan sudah berkompromi terlebih dahulu untuk menyamakan persepsi demi menghindari hal-hal dan respon yang kurang baik dari keluarga pasangan.

Related Post

Menikah dengan warga Negara Asing

Tips dan Trik Dalam Merencanakan Pernikahan

10 Buket Unik Untuk Pernikahanmu

Susunan Acara Pernikahan Penuh Cinta

Inspirasi Kado Pernikahan Untuk Temanmu

Wedding Murah Tanpa Resepsi ? Pertimbangkan Hal ini Folkers

Featured Post

Instagram Post

Subscribe Post

Check Out Our Social Media